PT. Jindi Material Indonesia

Cara Cepat Perbaikan Beton menggunakan Mesin Injeksi Beton Dutec

Tanggal :26/08/2020 14.21.00 Penulis : Juliana

Salah satu cara memperbaiki retakan beton, beton bocor, penguatan struktur tanah adalah dengan metode grouting menggunakan grouting machine, atau dalam istilah bahasa indonesianya adalah mesin injeksi beton. Grouting dimaksud adalah kita memasukan atau menginjeksi cairan polyurethane yang masih dalam keadaan cair untuk perbaikan atau penguatan struktur beton/bawah tanah dengan cara suntik tekanan tinggi atau high pressure sehingga cairan polyurethane foam tersebut akan mengisi pori-pori yang retak dari beton tersebut, dan setelah beberapa saat bahan tersebut akan mengeras umumnya untuk cairan injeksi water polyurethane foam dan oil polyurethane foam dengan viskositas 60-600 mpa-s membutuhkan waktu sekitar 10 detik hingga 20 menitan, tergantung ketebalan dan kelembabannya.

 

Berikut ini adalah cara memperbaiki beton yang retak menggunakan mesin injeksi beton Dutec :


  1.  Mesin Injeksi Beton yang akan digunakan adalah jenis Mesin Injeksi Beton Dutec M06 yang memiliki speed bertekanan tinggi hingga 15 ribu Psi alasan kita memilih seri ini karena cairan Polyurethane yang akan disuntikkan harus dengan sangat cepat dan kuat didorong masuk ke setiap pori-pori retakan celah beton dan menutupnya sampai ke lapisan terkecil agar hasil yang didapatkan maksimal.
  2. Periksa retakan beton dengan hati-hati dan seksama, temukan titik bocornya dan bersihkan kotoran di sekitar celah
  3. Buat lubang packer dengan bor pada kedua sisi celah kebocoran dengan jarak 200-500mm. Titik bocor bisa lebih padat, dan kedalamannya umumnya lebih dari 1/2 dari beton. 
  4. Masukkan packer dengan panjang yang sesuai ke dalam lubang, lalu kencangkan packer satu per satu agar bagian karet mengembang dan mengunci bodi dinding hingga tangan tidak goyang
  5. Suntikkan cairan Polyurethane ke dalam packer satu per satu dari bawah ke atas dengan mesin injeksi beton dutec M06 dan kontrol tekanan dari 8000psi sampai 15.000psi, dan biasanya lebih besar dari tekanan air tanah dan lebih rendah dari tekanan beton. Jika Anda melihat retakan yang berdekatan, ganti dengan packer lain untuk melanjutkan penyuntikan cairan Polyurethane.
  6. Setelah selesai menyuntikkan cairan Polyurethane ke dalam beton, gunakan palu kecil untuk mencabut perlahan jarum yang menonjol dari beton sisa dari suntik polyurethane.
  7. Setelahnya tutup area bekas injeksi beton serta packer yang tertanam dengan semen atau cairan epoxy dan atau sealant acrylic.

Demikianlan 7 langkah singkat perbaikan beton rusak dengan mesin injeksi beton Dutec M06, semoga dapat bermanfaat bagi semuanya, terima kasih.

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English
Ingin menghubungi kami?
Klik tombol dibawah
Logo IDT
Chatbot